Selasa, 15 Juli 2014
C 1 YANG ANEH
"KPU/KIP (Komisi Independen Pemilihan) kabupaten/kota agar mencari kemungkinan adanya C1 dari masing-masing kabupaten/kota yang bermasalah dan segera memgantisipasi perbaikan pada tingkatan berikutnya," tulis Husni melalui surat edarannya, Minggu (13/7/2014).
Surat edaran itu bernomor 1395/KPU/VII/2014. Surat itu ditujukan kepada Ketua KPU tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Perbaikan juga dilakukan atas formulir C1 yang sudah diunggah di situs web KPU. Husni bahkan meminta jajarannya mengakses situs web http://c1yanganeh.tumblr.com.
Sejarah Konflik Israel-Palestina
Selama berabad-abad yang lampau tidak ada konflik tersebut. Hingga abad ke-19 tanah Palestina dihuni oleh populasi dengan ragam budaya - sekitar 86 persen Muslim, 10 persen Kristen, dan 4 persen Yahudi - hidup dalam damai. Berikut ini adalah sejarah singkat konflik antara Palestina dan Israel agar kita lebih memahami dan peduli dengan apa yang terjadi, tidak hanya ber-koar-koar mencaci-maki Yahudi.
Warga Palestina semakin kehilangan wilayah sejak 1947 hingga sekarang.
Zionisme (Awal 1900-an)
Palestine 1946.
Sumber: palestineremembered.com
Pada akhir 1800-an sebuah kelompok di Eropa memutuskan untuk menjajah negeri ini. Mereka dikenal sebagai Zionis (Ibrani: ציונות, Tsiyonut), mereka merupakan minoritas ekstremis dari populasi Yahudi. Tujuan mereka adalah untuk menciptakan sebuah Tanah Air Israil, yaitu sebuah Tanah Yang Dijanjikan dalam kitab Taurat mereka.
Mereka menganggap bahwa tanah yang dijanjikan itu ada di Gunung Zion, atau bukit Sion (dari Bahasa Ibrani: ציון, Tziyyon, Bahasa Arab: صهيون "Ṣahyūn") yaitu bukit di mana kota Yerusalem berdiri. Semula kelompok Zionis ingin mendirikan sebuah negara Yahudi di Afrika kemudian berubah di tanah Palestina yang kala itu dikuasai Kekaisaran Ottoman (Khalifah Ustmaniah) Turki.
Pada awalnya imigrasi ini sama sekali tidak bermasalah. Namun, dengan semakin banyaknya Zionis yang berimigrasi ke Palestina - banyak pula ungkapan keinginan mengambil alih wilayah untuk dijadikan negara Yahudi - penduduk pribumi pun menjadi semakin khawatir. Akhirnya, pertempuran pecah, dengan meningkatnya gelombang kekerasan. Naiknya Hitler ke tampuk kekuasaan, berkombinasi dengan kegiatan Zionis untuk menyabot upaya untuk menempatkan pengungsi Yahudi di negara-negara barat, menyebabkan meningkatnya imigrasi Yahudi ke Palestina, dan konflik pun semakin berkembang.
Mohammad Amin al-Husayni (Arab: محمد أمين الحسيني), mufti besar Yerussalem 1921 - 1948, bertemu dengan Adolf Hitler pada Desember 1491. Sumber: wikipedia.org.
Rencana Pembagian Wilayah Palestina oleh PBB (1947)
Akhirnya, pada tahun 1947 PBB memutuskan untuk campur tangan. Namun, bukan berpegang pada prinsip "penentuan nasib sendiri bangsa," di mana rakyat sendiri menciptakan negara mereka sendiri dan sistem pemerintahan, PBB memilih untuk kembali ke strategi abad pertengahan dimana kekuatan luar membagi atas tanah orang lain.
Di bawah tekanan Zionis, PBB merekomendasikan 55% wilayah Palestina dibagikan kepada negara Israel. Padahal bangsa Yahudi hanya mewakili sekitar 30% dari total populasi, dan memiliki tanah di bawah 7%.
Sumber: passia.org
Perang 1947 - 1949
Saat itu secara luas dilaporkan bahwa perang dilakukan oleh lima tentara Arab, namun yang kurang diketahui adalah kenyataan bahwa seluruh pasukan perang Zionis mengalahkan jumlah gabungan pejuang Arab dan Palestina - seringkali dengan jumlah dua hingga tiga kali lipat lebih banyak. Selain itu, tentara Arab tidak menyerang Israel - hampir semua adalah pertempuran mempertahankan tanah yang telah menjadi negara Palestina.
Akhirnya, adalah penting untuk dicatat bahwa pasukan Arab memasuki konflik hanya setelah pasukan Zionis melakukan 16 pembantaian, termasuk pembantaian mengerikan terhadap lebih dari 100 laki-laki, perempuan, dan anak-anak di desa Deir Yassin. Perdana Menteri Israel berikutnya - Menachem Begin, kepala salah satu kelompok teroris Yahudi, menggambarkan pembantaian ini sebagai "sesuatu yang indah," dan menyatakan: "Sebagaimana di Deir Yassin, juga dimanapun, kami akan menyerang dan menghantam musuh. Tuhan, Tuhan, Engkau telah memilih kami untuk melakukan penaklukan." Pasukan Zionis melakukan 33 pembantaian sekaligus.
Pada akhir perang, Israel telah menaklukkan 78 persen wilayah Palestina, tiga-perempat juta warga Palestina dibuat mengungsi, lebih dari 500 kota dan desa telah dilenyapkan, dan peta baru disusun, di mana setiap kota, sungai dan bukit diberi nama baru, nama Ibrani, hingga semua sisa-sisa budaya Palestina dihapus. Selama beberapa dekade Israel menyangkal keberadaan orang Palestina, mantan Perdana Menteri Israel Golda Meir suatu ketika mengatakan, "Tidak ada itu yang namanya Palestina."
Perang 1967 dan Diserangnya Kapal USS Liberty
Pada tahun 1967, Israel masih berusaha menaklukkan wilayah yang lebih luas. Setelah Perang Enam Hari dimana pasukan Israel meluncurkan serangan kejutan yang sangat sukses di Mesir, Israel menduduki 22% jatah terakhir Palestina yang telah lolos dalam 1948 yaitu Tepi Barat dan Jalur Gaza. Menurut hukum internasional memperoleh wilayah dengan perang tidak dapat dibenarkan. Wilayah tersebut telah diduduki dan bukan milik Israel. Wilayah itu merupakan bagian wilayah yang diduduki Mesir (sejak dikembalikan) dan Suriah (yang tetap berada di bawah pendudukan).
Selama Perang Enam Hari tersebut, Israel juga menyerang sebuah kapal Angkatan Laut AS, USS Liberty, membunuh dan melukai lebih dari 200 prajurit Amerika Serikat. Presiden Lyndon Johnson menarik kembali penerbangan penyelamatan, mengatakan bahwa dia tidak ingin "mempermalukan sekutu."
Pada tahun 2004 sebuah komisi tingkat tinggi yang diketuai oleh Laksamana Thomas Moorer, mantan Ketua Gabungan Kepala Staf, menemukan bahwa serangan ini merupakan "tindakan perang terhadap Amerika Serikat." Namun hanya sedikit media yang memberitakannya.
Kapal USS Liberty yang rusak (9 Juni 1967) diserang Israel. Sumber: wikipedia.org
Konflik Saat Ini
Ada dua isu utama inti dari terus berlanjutnya konflik ini. Pertama, ada efek destabilisasi yang tidak bisa dihindari untuk mempertahankan keberadaan sebuah negara suatu etnis, terutama ketika sebagian besar bukan penduduk asli. Populasi yang sekarang disebut Israel awalnya 96 persen Muslim dan Kristen, namun, para pengungsi dilarang kembali ke rumah mereka di negara yang diakui sepihak sebagai negara Yahudi (dan orang-orang di Israel yang mengalami diskriminasi sistematis)..
Kedua, pendudukan militer Israel dan penyitaan tanah pribadi di Tepi Barat, dan kontrol atas Gaza, sangat menindas, menyebabkan Palestina memiliki kendali minimal atas kehidupan mereka. Lebih dari 10.000 orang Palestina, wanita, dan anak-anak ditahan di penjara-penjara Israel. Jarang dari mereka melalui pengadilan yang sah, dan lebih sering mendapatkan penyiksaan serta pelecehan fisik. Perbatasan Palestina (yang bahkan di bagian dalam) yang dikendalikan oleh pasukan Israel. Secara berkala pria, wanita, dan anak-anak dicari dan dilucuti. Laki-laki dipukuli, tenaga kerja perempuan dicegah mencapai rumah sakit (seringkali berujung kematian), makanan dan obat-obatan diblokir memasuki Jalur Gaza, ini semua semakin meningkatkan krisis kemanusiaan. Pasukan Israel hampir setiap hari menyerang, melukai, menculik, dan kadang-kadang membunuh penduduk.
Menurut perjanjian perdamaian Oslo tahun 1993, wilayah ini seharusnya menjadi sebuah negara Palestina yang final. Namun, setelah bertahun-tahun Israel terus menyita tanah dan kondisi terus memburuk, penduduk Palestina memberontak.
Keterlibatan Amerika Serikat
Berkat lobi khusus tingkat tinggi, pembayar pajak AS memberikan Israel rata-rata $ 8 juta per hari, dan sejak itu AS telah memberikan dana ke Israel melebihi kepada negara manapun. Semakin banyaknya orang Amerika belajar tentang bagaimana Israel menggunakan uang pajak mereka, banyak yang menyerukan untuk mengakhiri pengeluaran ini.
Tulisan ini sendiri lebih banyak diterjemahkan dari situs web ifamericansknew.org yang dibuat oleh LSM Amerika Serikat. Beberapa catatan saya ambil dari en.wikipedia.org.
Gerakan protes di AS dengan poster bertuliskan: "Saya seorang Yahudi dan saya ingin Israel berhenti membunuh orang-orang Palestina." Diambil dari timeline Facebook milik Luis Salas.
Saya, dan mungkin juga anda, selalu bersedih, bahkan menitikkan air mata ketika menyaksikan penindasan Israel terhadap rakyat Palestina. Bahkan hati saya berdebar, marah, saat menuliskan artikel ini. Mungkin akibatnya, muncullah perasaan benci terhadap kaum Yahudi, sebutan untuk etnis dan penganut agama bangsa Israel. Padahal banyak dari kaum Yahudi, baik di dalam maupun di luar Israel, juga membenci penindasan Israel terhadap Palestina. Tidak adil rasanya jika kita menyamaratakan semua orang Yahudi.
يا أَيُّهَا الَّذينَ آمَنوا كونوا قَوّامينَ لِلَّهِ شُهَداءَ بِالقِسطِ ۖ وَلا يَجرِمَنَّكُم شَنَآنُ قَومٍ عَلىٰ أَلّا تَعدِلُوا ۚ اعدِلوا هُوَ أَقرَبُ لِلتَّقوىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبيرٌ بِما تَعمَلونَ
Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Al Maa'idah [5]: 8
Selain berdoa, saya sendiri belum tahu harus berbuat apa dengan Palestina. Inilah kegalauan saya.
Tapi yang lebih jelas, banyak yang harus diperjuangkan di negeri Indonesia ini sendiri. Bertaqwa, berakhlaq yang baik dan menjadi pemenang, hingga Indonesia menjadi khairu ummah. Sebagaimana masyarakat Madinah zaman Nabi SAW, semua beriman dan beramal sholih, saling mengasihi, patuh pemimpin, berprasangka baik, dan tidak ada lagi yang mau mengambil zakat. Mulai dari diri saya sendiri.
Yang saya tahu, begitulah ajaran Rasulullah SAW. Wallahu 'alam bis sawwab.
LATIHAN SOAL UN 2013
LATIHAN SOAL UN 2013
1. Perhatikan puisi berikut ini!
Adakah hari esok untuk kita bercinta
Seperti yang pernah kita lewati
Mengapa terlalu cepat kau pergi
Tinggalkan batu nisan
Kenyataan ini begitu memilukan
Ingin ku rasa turut serta
Makna ungkapan pergi pada lirik lagu di atas adalah ….
A. Meninggal dunia D. tidak ada kesempatan
B. Meninggalkan pacarnya E. sangat menyedihkan
C. Tidak pernah kembali
2. Bacalah ilustrasi di bawah ini secara cermat!
Indonesia tercatat dalam buku rekor dunia Guiness sebagai Negara dengan tingkat deforestasi tercepat di dunia. Negara ini kehilangan 2 % dari tutupan hutannya setiap tahun dan perluasan lahan perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu factor pedorong terjadinya deforestasi. Deforestasi merupakan penyumbang perubahan iklim sekaligus emisi gas rumah kaca. Lebih dari sector transportasi.
Gagasan utama paragraf tersebut adalah ….
A. Indonesia sebagai negara tingkat deforestasi tercepat di dunia.
B. Penyumbang perubahan iklim dunia melebihi transportasi.
C. Deforestasi penyumbang perubahan iklm dunia.
D. Kehilangan lahan hutan perkebunan Indonesia.
E. Salah satu factor pendorong terjadinya deforestasi.
3. Bacalah ilustrasi di bawah ini secara cermat!
Wabah flu burung ternyata berimbas ke segala bidang. Wabah tersebut tidak hanya pada dunia kesehatan, tetapi juga pada bidang sektor usaha. Sejumlah pengusaha rumah makan padang kini mengurangi penjualan daging ayam yang menjadi khas dagangannya. Para pecinta masakan padang pun mengalami kesulitan mengkonsumsi ayam balado, gulai ayam, maupun ayam panggang. Sejumlah rumah makanan khas Sumatera Barat itu mengurangi pesanan ayam dari penjual daging ayam potong.
Pertanyaan yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah ….
A. Mengapa para pengusaha rumah makan mengurangi jumlah pesanan dari pedagang ayam potong?
B. Sejak kapan para pengusaha rumah makan padang mengurangi jumlah pesanan pada pedagang ayam potong?
C. Mengapa wabah flu burung berpengaruh juga kepada sektor lain yang bukan hanya pada bidang kesehatan?
D. Dampak apakah yang ditimbulkan akibat wabah flu burung yang melanda negeri ini selain bidang kesehatan?
E. Berapa jumlah taksiran kerugian akibat wabah flu burung di bidang kesehatan?
4. Baca dengan cermat petunjuk pemakaian facsimile berikut!
Petunjuk mengirim facsimile secara manual:
(1) Buka penutup dokumen.
(2) Atur pengarah dokumen dengan ukuran dokumen.
(3) Masukkan dokumen aksimal 10 lembar dengan posisi menghadap ke bawah.
(4) Blla diperlukan, tekan (+) atau (-) berulang-ulang untuk memilih resolusi yang diinginkan.
(5) Angkat gagang telepon.
(6) Masukkan nomor facsimile yang dtuju.
(7) Jika terdengar nada facsimile tekan (FAX/START).
Pernyataan yang tidak sesuai dengan petunjuk tersebut adalah ….
A. sebelum mengirim dokumen, penutup dkumen dibuka.
B. Pengarah dokumen diatur sesuai dengan ukuran dokumen.
C. Dokumen yang akan dikirim paling sedikit sepuluh lembar.
D. Dokumen yang akan dikirim harus menghadap ke bawah.
E. Tetapi hal ini tidak dilakukan dalam waktu yang singkat.
5. Bacalah dengan cermat teks berkut!
Para mantan hakim agung yang masih menghuni rmah dinas diminta segera mengosongkan rumah dinas. Mereka dinilai tidak lagi memilih hak untuk menempati rumah tersebut. Permintaan itu disampaikan langsung oleh wakil ketua Mahkamah Agung Bidang Nonyyudisial.
Tanggapan logis terhadap isi paragraf di atas adalah ….
A. Para mantan pejabat itu mungkin merasa sudah meiliki rumah itu.
B. Pejabat yang sudah pension memang seharusnya tidak lagi menempati rumah dinas.
C. Tanpa diminta searusnya mereka keluar sendiri sehingga akan diberi santunan.
D. Ternyata banyak pejabat yang tidak tahu diri dan bertindak tidak manusiawi.
E. Mungkin mereka malu kalau harus keluar dari rumah dinas dengan tangan hampa.
6. Bacalah dengan cermat kalimat berikut!
Untuk pertama kalinya pemerintah menyediakan kapal perang sebagai layanan gratis angkutan pemudik bersepeda motor. Ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko kecelakaan yang selama ini didominasi pengendara sepeda motor.
Kata yang penulisannya tidak sesuai dengan EYD pada kalimat tersebut adalah ….
A. pemerintah D. resiko
B. gratis E. didominasi
C. pemudik
7. Bacalah paragraf berikut dengan cermat!
(1) Ibunya sakit sudah hampir satu bulan. (2) Anak pertamanya dateng dari Jakarta. (3) Seluruh anggota keluarganya berkumpul. (4) Tuti, si bungsu pergi ke apotik membeli obat. (5) Ibunya harus menelan obat setiap hari.
Kalimat yang menggunakan kata tidak baku pada paragraf di atas adalah...
A. (1) dan (2) D. (2) dan (4)
B. (1) dan (5) E. (3) dan (5)
C. (2) dan (5)
8. Cermati paragraf di bawah ini!
(1) Kepalaku pusing begitu selesai membaca tulisannya. (2) Aku langsung meneleponnya sekitar pukul 07.30. (3) Akan tetapi, aku belum dapat menghubunginya. (4) Beberapa menit kemudian dia menghubungiku, terjadilah perdebatan yang sengit dan kami juga berjanji untuk bertemu. (5) Akhirnya, aku terpaksa memberikan amplop kepadanya sebagai alat untuk penutup.
Kata yang berkonotasi negatif terdapat pada nomor ….
A. (1) D. (4)
B. (2) E. (5)
C. (3)
9. 9. Bacalah dengan cermat penggalan novel berikut!
Pagi-pagi keesokan harinya, sebelum matahari terbit, di Negari telah bangun dan bekerja menyediakan kopi. Di bilik tempat tidurnya tidak kedapatan Ni Luh Sukreni, cuma I Gusti Made Tusan sudah terbangun dan berpakaian pula. “Barangkali ia mandi,” Kata Ni Negari dalam hatinya.
Sudut pandang yang digunakan dalam novel tersebut adalah...
A. Orang pertama pelaku utama
B. Orang pertama pelaku sampingan
C. Orang kedua
D. Orang ketiga serba tahu
E. Orang ketiga sampingan
10. Bacalah dengan cermat kutipan novel berikut!
Tapi bagaiman pikiranku tentang Belanda itu? Siapa dia itu? Siapa prajurit-prajurit Devisi 7 Desember? Kabarnya banyak di antara mereka bukan prajurit beneran. Mereka orang preman 2 atau 3 tahun yang lalu seperti aku juga. Menurut pengalamanku perang mereka banyak yang muda beberapa tahun di atasku. Lagipula pertempurannya lekas lari, tidak seperti KNIL.... dst
Konflik yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah.....
A. lahir D. jasmani
B. batin E. orang lain
C. fisik
11. 11. Bacalah penggalan cerita secara saksaima!
Kini aku, si kaleng bekas, sudah diselamatkan oleh umat-Nya yang tak pernah putus asa, terpajang di lemari kaca, menunggu jika ada tangan-tangan lain yang ingin merangkulku. Tempatku yang sekarang jauh lebih nyaman daripada ketika aku di depan Masjid Raya atau di rumah kardus sang manusia penyelamatku. (senyumku dan senyumnya. Arif Mulizar)
Jenis tahap alur dalam penggalan cerita di atas adalah …
A. pengenalan situasi cerita D. puncak konflik ( klimaks)
B. pengungkapan peristiwa E. penyelesaian (ending)
C. menuju pada konflik
12. Cermati paragraf di bawah ini secara saksama!
Tangis Noni meledak, tak tertahan. “Gy, gua yang harus minta maaf soal itu. Sebegini lama kita sahabatan, gua nggak pernah mau mengakui kalau gua selalu cemburu sama lu, gua selalu merasa ada di bawah bayang-bayang lu. Makanya begitu Eko kelihatannya masih merhatiin dan dekat sama lu, reaksi gua jadi berlebihan. Padahal, dia nggak ada maksud apa-apa. Gua cemburu melihat persahabatan kalian.”
Unsur ekstrinsik yang terdapat dalam penggalan novel tersebut adalah ….
A. sosial D. budaya
B. moral E. estetika
C. etika
13. Bacalah penggalan cerpen secara saksama!
Mentari yang tidak siap mendapat cacian dari Roberto berusaha menahan diri. Ia tahu pemuda itu menjadi sangat emosi karena merasa begitu kehilangan calon istri.
“Roberto! Jaga mulutmu!”… tanpa disangka tiba-tiba Roberto mengayunkan tangannya ke arah Johannes. Mentari menjerit sambil menutup wajahnya dengan telapak tangan. Suasana jadi gempar, semua jadi merubung Roberto yang terus menghujam pukulan ke arah Johannes…..Dua hari kemudian, tiba-tiba, orang tua Roberto datang ke puskesmas untuk minta maaf kepada Johanes dan Mentari atas sikap Roberto. Roberto juga tampak menyesali tindakannya. Serpih-serpih Salju di Anaipu, Dyah Kalsit
Nilai moral dalam penggalan cerita tersebut adalah….
A. Karena sangat emosi, boleh memukul orang lain.
B. Berani mengakui kesalahan dan minta maaf.
C. Harus dapat menahan diri kalau dicaci seseorang.
D. Segera melerai bila melihat orang berkelahi.
E. Menyesal karena kehilangan calon istri.
14. Bacalah penggalan drama di bawah ini!
(1) Desa Gondosuli mempunyai luas daerah kurang lebih 189,985 hektar.
(2) Namun, ironisnya kondisi masyarakat desa tersebut masih kekurangan bahan makanan.
(3) Hampir 70 % luas daerah tersebut adalah daerah pertanian.
(4) Kebutuhan beras masyarakat 360 ton per tahun sedangkan produksi beras selama ini diperkirakan kurang dari 239 ton.
(5) Keadaan itu disebabkan oleh kondisi tanah pertanian yang digenangi air hampir 9 bulan tiap tahunnya.
Susunan kalimat yang runtut sehingga menjadi paragraf yang koheren adalah ….
A. (1), (2), (3), (4), (5) D. (1), (3), (4), (2), (5)
B. (1), (2), (3), (5), (4) E. (1), (3), (2), (4), (5)
C. (1), (2), (4), (3), (5)
15. 15. Bacalah dengan cermat dialog berikut!
Mike :“Minggu depan kamu jadi ikut Mas Bei ke Solo?”
Toro :“Ya, aku akan ikut karena sudah lama aku ingin melihat Jembatan Cina yang ada di kota itu.”
Mike :“….”
Toro :“Selain sebagai simbol, jembatan itu menghubungkan kota Raja dan kota Monorogo.”
Kalimat yang tepat untuk mengisi bagian rumpang pada penggalan dialog di atas adalah….
A. Jembatan Cinta memang dikenal para wisatawan.
B. Jembatan Cinta merupakan salah satu objek wisata.
C. Jembatan Cinta sangat unik karena terbuat dari kayu.
D. Jembatan Cinta karena menjadi simbol kota Solo.
E. Jembatan Cinta tempat yang bayak dikunjungi wisatawan.
16. Bacalah dengan cermat penggalan novel berikut!
Mereka yang masih bersemangat sekolah umumnya bekerja di warung mi rebus. Mencuci piring dan setiap malam pulang kerja harus menggerus tangan tujuh kali dengan tanah karena terkena minyak babi. Atau menjadi buruh pabrik kepiting. Berdiri sepanjang malam menyiangi kepiting untuk dipaketkan ke Jakarta dengan risiko dijepit hewan nakal itu. atau seperti aku, Arai, dan Jimbron menjadi kuli ngambat. (Sang Pemimpi. Andrea Hirata)
Amanat yang terkandung dalam penggalan novel tersebut adalah...
A. Bekerjalah di bidang apa pun demi kelangsungan pendidikan.
B. Apa pun jenis pekerjaannya, lakukanlah dengan senang hati.
C. Segala risiko akibat pekerjaan yang dilakukan harus kita tanggung.
D. Jangan menjadi kuli karena akan merendahkan diri sendiri.
E. Hindari bekerja sebagai buruh karena waktu bekerjanya di luar batas.
17. Bacalah dengan cermat penggalan subbab pendahuluan laporan ilmiah berikut ini!
Berapa persenkah anggota geng motor mengetahui tentang pentingnya safety riding (keselamatan berkendara) ditinjau dari keselamatan pribadi dan keselamatan kendaraan?
Penggalan subbab pendahuluan laporan ilmiah tersebut disebut ….
A. Latar belakang D. manfaat laporan
B. Rumusan masalah E. sistematika laporan
C. Tujuan laporan
18. Bacalah dengan cermat bagian proposal berikut!
Judul proposal: Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa SMK Ma’arif 2 Ajibarang
Lampiran : (1) Fotokopi rapor peserta
(2) Daftar kepanitiaan
(3) Fotokopi kartu pelajar
(4) Anggaran kegiatan
(5) Notulen pelaksanaan
Lampiran yang tidak sesuai dengan proposal kegiatan tersebut ditandai nomor ….
A. (1) dan (3) D. (3) dan (4)
B. (1) dan (5) E. (4) dan (5)
C. (2) dan (3)
19. Perhatikan penulisan judul karangan di bawah ini!
Laporan ini diharapkan dapat berguna bagi:
1. Skuter motor selaku produsen dari kendaraan bermotor agar lebih meningkatkan kualitas produknya demi keselamatan dalam berkendara.
2. Geng Motor Ngetril sebagai kelompok yang melakukan aktivitas di jalanan hendaknya memperhatikan keselamatan dalam berkendara.
Penggalan subbab pendahuluan laporan ilmiah bernama ….
A. Latar belakang D. manfaat laporan
B. Rumusan masalah E. sistematika laporan
C. Tujuan
20. 20. Perhatikan kalimat berikut ini!
Untuk pengembangan bakat minat siswa di bidang seni, OSIS membuat wadah untuk berlatih band. Kegiatan ini diadakan seminggu sekali dengan mendatangkan pelatih dari luar. Latihan band di samping diadakan di sekolah, juga sesekali dilakukan di studio. Melalui latihan rutin itu tampak ada kemajuan yang signifikan. Hal ini dapat kita lihat dari penampilan band kita di pentas seni tutup tahun yang mendapat sambutan begitu meriah. Prestasi yang lebih nyata kita tunjukkan dari kejuaraan band antar-SMK baru-baru ini. Dalam lomba tersebut kita mendapat juara pertama, tropi bupati dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 2 juta.
Penggalan laporan di atas berisi tentang .....
A. latar belakang masalah D. hadiah kejuaraan band
B. lomba band antar-SMK E. pelaksanaan program
C. rumusan tujuan
21. Cermati sistematika proposal berikut!
Topik proposal : Pembuatan Sumur Pompa di Desa Ciberung
Kerangka proposal: (1) Tujuan proposal
(2) Judul proposal
(3) Susunan kepanitiaan
(4) Latar belakang kegaiatan
(5) Jenis kegiatan
(6) Penutup
(7) Pendanaan
Urutan sistematika penulisan proposal di atas adalah ….
A. (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7) D. (2), (4), (1), (5), (3), (7), (6)
B. (2), (1), (3), (4), (5), (6), (7) E. (1), (2), (3), (4), (5), (7), (6)
C. (2), (1), (4), (3), (5), (7), (6)
22. Bacalah dengan cermat penggalan proposal berikut!
Setiap musim kemarau, sumur yang ada di desa Sukamakmur senantiasa kering. Masyarakat di desa tersebut hanya mengandalkan air tanah untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk mendapatkan air tanah, mereka hanya mengandalkan dari sumur. Masyarakat di sana belum memiliki sumur pompa sehingga wajarlah kalau kondisinya seperti itu.
Tujuan proposal berdasarkan latar belakang di atas adalah ….
A. Mengingatkan masyarakat Desa Sukamakmur agar tidak memakai air tanah saat kemarau.
B. Membuat sumur pompa agar saat kemarau kebutuhan air masyarakat Desa Sukamakmur tetap terpenuhi.
C. Mengajak masyarakat Desa Sukamakmur agar peduli terhadap lingkungan saat musim kemarau.
D. Mewujudkan masyarakat Desa Sukamakmur yang sejahtera karena dapat memenuhi kebutuhannya.
E. Memberikan penyuluhan akan pentingnya memiliki sumur pompa untuk memenuhi kebutuhan air saat kemarau.
23. Bacalah dengan cermat kalimat berikut!
Haris adalah petugas satuan pengamanan (Satpam) di suatu sekolah. Acap kali ia menggertak anak-anak sekolah yang keluar masuk sekolah tanpa izin. Padahal hatinya baik. Ia menggertak hanya karena ingin dihargai.
Pribahasa yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ….
A. Anjing menggonggg kafilah berlalu.
B. Anjing diberi nasi bilakah kenyang?
C. Anjing galak babi berani.
D. Anjing menyalak tiada menggigit.
E. Anjing dirantai sekalipun akan ke tempat najis.
24. Penulisan alamat surat yang tepat adalah ….
A. Kepada Yth:
Kepala Personalia
PT. Kimia Farma
Jalan Angkasa Raya No. 56
Purwokerto
B. Kepada Yth.:
Kepala Personalia
PT. Kimia Farma
Jalan Angkasa Raya No. 56
Purwokerto
C. Yth: Kepala Personalia
PT. Kimia Farma
Jalan Angkasa Raya No. 56
Purwokerto
D. Yth. Kepala Personalia
PT Kimia Farma
Jalan Angkasa Raya No. 56
Purwokerto
E. Yth. Kepala Personalia,
P.T. Kimia Farma
Jalan Angkasa Raya No. 56
Purwokerto.
25. Bacalah poster di bawah ini secara cermat!
Bersih lautku, melimpah tangkapanku
Maksud kalimat poster tersebut adalah....
A. Hasil laut melimpah berkat laut yang terbebas dari sampah.
B. Jagalah kebersihan laut agar mudah menangkap ikan yang melimpah.
C. Laut yang terbebas dari sampah karena kebersihan laut selalu dijaga.
D. Hasil tangkapan melimpah karena laut rajin membersihkan sampah.
E. Melimpahnya laut karena rajin dibersihkan dari sampah.
26. Cermati kalimat di bawah ini secara saksama!
Kedua sahabat …. Itu berhasil mengharumkan nama sekolah.
Pilihan kata yang tepat untuk mengisi bagian rumpang adalah...
A. dekat D. intim
B. erat E. karib
C. lengket
27. Cermati grafik berikut!
Grafik Kegiatan Unit Produksi SMK N 1 Solo
Pernyataan yang sesuai dengan grafik tersebut adalah...
A. Setiap tahun produksi percetakan selalu menurun.
B. Di tahun keempat, semua unit produksi mengalami peningkatan.
C. Servis kendaraan dalam empat tahun produksi mengalami penurunan.
D. Perabot kayu mengalami penurunan yang sangat drastis pada tahun ketiga.
E. Di tahun terakhir, produksi percetakan paling rendah dibandingkan dengan lainnya.
28. Perhatikan sumber informasi di bawah ini!
Judul buku : Kamus Sinonim Bahasa Indonesia
Tahun terbit : 2000
Penerbit : CV Pustaka Setia, Bandung
Halaman : 45
Penulis : Nur Arifin Chaniago
Penulisan catatan kaki sesuai sumber informasi di atas adalah...
A. Nur Arifin Chaniago, Kamus Sinonim Bahasa Indonesia (Bandung: CV Pustaka Setia, 2000), hlm. 45.
B. Chaniago, Nur Arifin, Kamus Sinonim Bahasa Indonesia (Bandung: CV Pustaka Setia, 2000), hlm. 45.
C. Chaniago, Nur Arifin. 2000. Kamus Sinonim Bahasa Indonesia. Bandung: CV Pustaka Setia. hlm. 45.
D. Nur Arifin Chaniago, Kamus Sinonim Bahasa Indonesia (CV Pustaka Setia: Bandung, 2000), hlm. 45.
E. Nur Arifin Chaniago, Kamus Sinonim Bahasa Indonesia, CV Pustaka Setia: Bandung, 2000, hlm. 45.
29. Perhatikan penggalan paragraf di bawah ini!
Gemercik suara air yang mengalir di bawah Gua Jatijajar terdengar begitu syahdu di telingaku. Udaranya yang sejuk menusuk kulit sangat terasa di tubuh. Pohon-pohon yang besar dan rindang berjejer di sepanjang pintu masuk menuju gua. Hal ini menambah betah pengunjung berlama-lama menikmati keindahan ukiran alam gua bersejarah itu.
Jenis paragraf di atas adalah ….
A. Deskripsi D. argumentasi
B. Narasi E. persuasi
C. Eksposisi
30. Eksposisi Perhatikan penggalan puisi di bawah ini!
Setelah mengikuti tes SPMB, Rudi dinyatakan lulus dan diterima di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Untuk biaya pendaftaran ulang, Rudi meminta uang kepada ayahnya. Setelah uang tersebut dikirim dan Rudi mengambilnya di bank, sakunya disenggol seseorang. Sesampai di rumah, uang yang baru diambil dari bank ternyata telah hilang.
Kalimat yang tepat untuk menyatakan permintaan maaf Rudi kepada ayahnya adalah ….
A. Ananda mohon maaf atas kecopetan ini dan segera kirim uang kembali secepatnya untuk biaya pendaftaran ulang.
B. Berhubung Ananda kecopetan segera ayah kirim uang secepatnya.
C. Mohon ayah kirim uang secepatnya untuk daftar ulang, uang Ananda hilang.
D. Maafkan Ananda Ayah, uang hilang dan segera kirimkan uang kembali.
E. Ayah, Ananda kecopetan uang yang ayah kirimkan. Oleh sebab itu, Ananda mohon maaf dan Ananda meminta uang lagi pengganti untuk daftar ulang.
31. Perhatikan penggalan paragraf persuasif berikut!
Tanpa harus membangkitkan rasa panik maraknya flu burung, marilah, kita mencoba meningkatkan perhatian dan kesadaran warga terhadap kesehatan dan bahaya penyakit tersebut.
Kalimat persuasif yang tepat untuk melengkapi kutipan tersebut adalah….
B. Jadi, kondisi kekurangan dan kemiskinan, jelas membuat prioritas hidup dan perhatian warga tidak sama dalam menyikapi bahaya flu tersebut.
C. Untuk itu, marilah, kita bersama-sama bertanggung jawab mencegah meluasnya virus dengan cara menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.
D. Oleh karena itu, kesempatan mendidik warga dan masyarakat berperikehidupan serba bersih harus kita lakukan dalam waktu dekat.
E. Perhatikan kepada penyakit lain, polio, dan demam berdarah tidak boleh diabaikan begitu saja karena adanya flu burung penyakit tersebut terlupakan.
F. Kita wajib menghargai para dokter Indonesia yang melakukan penelitian dan berusaha mengetahui lebih lengkap hal-hal yang menyangkut flu burung berikut cara penularannya.
32. Perhatikan surat kuasa secara cermat!
Surat Kuasa
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Endah Setianingsih
Alamat : Jln. Nusa Indah V, no. 23, Depok
Dengan ini memberi kuasa kepada:
Nama : Basuki Rahmad
Alamat : Jl. Lele II, no.14, Depok
Untuk : Mengambil uang di BRI dengan No. Rek. 232r4
………………
Jakarta, 10 Januari 2010
Penerima kuasa Pemberi kuasa
Bagian yang dirumpangkan dalam surat kuasa di atas dapat dilengkapi dengan....
A. Demikian surat kuasa ini kami buat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
B. Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih.
C. Atas perhatian dan kerja samanya diucapkan terima kasih banyak.
D. Berdasarkan identitas di atas ….
E. Harapan saya nama tersebut dapat bertanggung jawab.
33. Perhatikan penggalan suratngunci di bawah ini!
(1)Bagi anak usia sekolah dasar, belajar sambil bermain di alam terbuka bisa jadi alternative cara belajar yang mennyenangkan. (2)Kecerdasan anak bukan hanya dipenengaruhi oleh IQ, dengan mengajak belajar di alam terbuka juga bisa melatih emosinya. (3)Alam sangat kaya raya sarana sebagai sumber belajar, murah, konkret, lebih menyenangkan, bisa berbuat anak makin lebih kreatif. (4)Bermain di alam yang penuh pesona bisa juga menjadi sarana pendidikan yan baik buat anak. Selain bisa melatih emosi juga bisa membantu mengembangkan saraf motorif dan sensorik anak. (5)Selain bisa melatih emosi juga bisa membantu mengembangkan saraf motorik dan sensorik anak.
Kalimat tidak efektif ditandai dengan nomor ….
A. (1) D. (4)
B. (2) E. (5)
C. (3)
34. Bacalah ilustrasi di bawah ini!
Sehubungan dengan kegiatan Ujian Praktik Produktif dan Ujian Nasional tahun ajaran 2011-2012, kami perlu mengadakan sosialisasi kegiatan tersebut kepada orang tua siswa kelas XII. Karena itu, kami mengundang Bapak/Ibu orang tua siswa kelas XII pada:
Sesuai isi di atas, penggalan surat tersebut adalah jenis surat ….
A. Memo D. pernyataan
B. Edaran E. Kuasa
C. Undangan
35. Bacalah ilustrasi secara cermat!
Pasal 1
Penjual menjual kepada pembeli sebidang tanah pekarangan yang di atasnya berdiri sebuah rumah. Rumah tersebut beralamat di Jalan Pancuran 176, Cirebon.
Pasal 2
Ukuran tanah tersebut 300 meter persegi dengan harga Rp 300.000.000,00 dan ukuran rumah adalah 120 meter persegi dengan harga Rp 400.000.000,00.
Pasal 3
Pembayaran akan diangsur 2 kali selama 1 tahun dengan angsuran sebesar Rp 350.0000.000.
Pernyataan yang tidak sesuai dengan penggalan surat perjanjian jual beli tersebut adalah ….
A. Pembayaran rumah akan dilunasi dengan cara diangsur selama 1 tahun.
B. Kedua belah pihak sepakat bahwa objek perjanjian adalah tanah dan rumah. Rumah per meter persegi adalah seratus juta rupiah.
C. Harga tanah dan rumah adalah tujuh ratus juta rupiah.
D. Angsuran pertama sebesar tiga ratus lima puluh juta rupiah.
E. Objek yang diperjualbelikan beralamat di jalan Pancuran 176 Cirebon.
36. Perhatikan data di bawah ini!
(1)Gempa di Bengkulu kali ini memiliki dimensi dukacita yang akan lain. (2)Gempa terjadi di awal Ramadhan. (3)Satu bulan setelah bencana tersebut warga akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. (4)Amanat merisaukan jika dalam tempo hanya sebulan impian tentang kegembiraan sirna dari merek-mereka yang tertimpa bencana. (5)Di sinilah tantangan pemerintah.
Kalimat yang tidak efektif yang terdapat pada paragraph di atas adalah ….
A. (1) dan (2) D. (4) dan (5)
B. (2) dan (3) E. (5) dan (1)
C. (3) dan (4)
37. Perhatikan penutup surat permohonan di bawah ini!
Ia suka dipanggil Tutun oleh keluarganya, dan disapa Atun oleh teman-teman dekatnya. Ia sendiri biasa menuliskan namanya, Ramadhan K.H. semacam kependekan dari Ramadhan Kartahadimadja. Lahir di Bandung, 16 Maret 1927, Ramadhan adalah anak ke tujuh dari sepuluh bersaudara. Ayahnya Rd. Edjeh Kartahadimadja, adalah seorang patih pada masa kekuasaan Hindia Belanda.
Teks di atas termasuk karangan berbentuk ….
A. esai D. autobiografi
B. resensi E. tajuk rencana
C. biografi
38. Perhatikan penggalan teks di bawah ini!
Ketombe memang amat menjengkelkan, tidak hanya bagi wanita, tapi juga bagi pria. Apabila rambut dihinggapi ketombe, kulit kepala terasa gatal yang luar biasa, terutama bila terkena sinar matahari. Bila Anda terkena penyakit ini, dan belum menemukan obat yang mujarab, di sini dapat Anda temukan beberapa cara yang mudah untuk mengatasinya. Cobalah salah satu cara berikut, yang menurut Anda paling sesuai dan paling mudah untuk Anda lakukan.
Paragraf di atas dikembangkan dengan penalaran ….
A. Deduktif D. induktif-deduktif
B. Induktif E. induktif-induktif
C. Deduktif-induktif
39. 39. Perhatikan paragraf berikut ini!
Penulis menyajikan materi pelajaran dengan berbagai contoh yang variatif dan ulasan yang terperinci disertai tugas-tugas yang memacu siswa mengaplikasikan pokok-pokok pembelajaran agar mencapai tujuan pembelajaran sesuai kompetensi yang telah ditentukan. Tepatlah jika buku ini dijadikan buku panduan pembelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa SMK dan sejenisnya pada tingkat unggul.
…………….., uraian pokok-pokok materi yang lengkap serta terperinci dalam buku ini akan memacu siswa belajar mandiri dan mengasah nalarnya dalam memahami bacaan. Membiasakan siswa membaca dan memahami isi bacaan diharapkan dapat melatih siswa dalam membaca soal dan menangkap maksud soal dengan cepat dalam ujian akhir. Pada akhir pelajaran, guru dapat mengukur kemampuan siswa dengan soal-soal uji kompetensi yang disediakan pada setiap bab.
Kata penghubung yang tepat untuk membentuk koherensi antarkedua paragraf tersebut ialah....
A. Selain itu D. Bahkan
B. Namun E. Oleh karena itu
C. Di sisi lain
40. Perhatikan penggalan dialog di bawah ini!
Ibu : pak, jika nanti kita mudik waktunya jangan terlalu mendekati lebaran, ya, agar tidak terjebak kemacetan.
Bapak : ya, Bu. Kasihan adik Bimo kalau terlalu lama di perjalanan. Bapak usahakan satu minggu sebelum lebaran Bapak sudah cuti agar bisa segera mudik.
Ibu : sepertinya bisa kita mudik satu minggu sebelum lebaran karena tempat Ibu mengajar juga sudah libur.
Bapak : Syukurlah kalau begitu. Semoga rencana kita berjalan lancar.
Inti penggalan dialog tersebut ialah...
A. Rencana mudik lebaran.
B. Cuti menjelang lebaran.
C. Tradisi mudik saat lebaran.
D. Kemacetan lalu lintas saat lebaran.
E. Harapan agar bisa cuti sebelum lebaran..
41. Perhatikan ilustrasi di bawah ini!
Berkendara untuk melakukan perjalanan sangat menyenangkan. Tentunya Anda mengharapkan agar dapat sampai di tujuan dengan selamat. Untuk itu, Anda harus hati-hati dalam menjalankan kendaraan dengan tidak melebihi batas kecepatan, mematuhi rambu-rambu yang ditentukan.
Kalimat poster yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ….
A. Ngebut, Maut Menjemput
B. Rambu-Rambu Bukan Hiasan
C. Ingin Selamat, Kurangi Kecepatan
D. Patuhi Rambu-Rambu, Tidak Sesat Jalan
E. Hati-Hati di Jalan, Selamat Sampai Tujuan
42. Perhatikan bagian laporan berikut ini!
Kritik dan saran yang sangat kami harapkan untuk kesempurnaan laporan ini.
Penggalan laporan di atas adalah bagian dari ….
A. lembar pengesahan D. metodologi
B. kata pengantar E. saran
C. perumusan masalah
43. Perhatikan penggalan teks berikut ini
Semua tempat yang mereka kunjungi mempunyai daya tarik yang luar biasa. Misalnya di Mesir, mereka pergi ke Gunung Sinai. Perjalanan ke puncak tersebut sangat mengerikan. Mereka harus menggunakan onta selama dua jam di tengah kegelapan malam. Setelah itu, mereka harus menaiki tebing terjal dengan jalan kaki selama dua jam lagi. Pedahal di kanan kiri adalah jurang yang curam.
Penggalan teks di atas termasuk jenis laporan ….
A. kunjungan D. penelitian
B. perjalanan E. wawancara
C. pengamatan
44. Perhatikan penggalan puisi di bawah ini!
(1) Untuk itulah peresmian Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan merupakan langkah pertama dalam pembakuan bahasa secara keseluruhan.
(2) Pembakuan ejaan pun terjadi sesuai dengan perkembangan bahasa itu.
(3) Perkembangan itu tidak hanya berupa penambahan jumlah kosakatanya, melainkan juga perubahan strukturnya.
(4) Bahasa Indonesia dalam pertumbuhannya mengalami perkembangan yangan sangat pesat.
Urutan latar belakang karya tulis terebut yang koheren adalah ….
A. (3), (1), (2), (4) D. (4), (1), (2), (4)
B. (4), (3), (2), (1) E. (4), (1), (2), (3)
C. (2), (1), (3), (4)
45. Cermati paragraf berikut!
(1) Aksi coret-coret pakaian dan konvoi sepeda motor mewarnai pengumuman kelulusan bagi siswa SMK. (2) Di SMK Kemerdekaan ratusan pelajar meluapkan kegembiraan di jalan protokol. (3) Para pelajar saling membubuhkan tanda tangan dengan spidol di baju seragam mereka. (4) Para pelajar mengaku aksi corat-coret merupakan tradisi sejak kakak kelas mereka. (5) Menurut mereka kebiasaan itu harus dilestarikan karena memberi kenangan yang indah.
Kalimat yang mengandung opini pada paragraf di atas adalah ….
A. (1) dan (2) D. (3) dan (4)
B. (2) dan (3) E. (4) dan (5)
C. (2) dan (5)
46. 46. Perhatikan puisi berikut ini!
JAKARTA
Jalan adalah jalan laying
Jalan lapang orang-orang gedongan
Jakarta juga adalah gang-gang sempit berlobang
Jalan pulang orang-orang pinggiran
Tema puisi di atas adalah ….
A. Kondisi jalanan di Kota Jakarta
B. Beda status maka beda fasilitas
C. Jakarta yang penuh jalan laying
D. Jakarta yang dipadati penduduk
E. Status ekonomi penduduk Kota Jakarta
47. 47. Cermati kalimat berikut!
Pengevakuasian korban gempa di Kepulauan Nias berlangsung dua hari.
Imbuhan pe-an pada kata pengevakuasian bermakna ….
A. hasil D. hal
B. proses E. sifat
C. tempat
48. 48. Cermati paragraf berikut!
Banjir di Jakarta tahun ini disebut para pejabat sebagai yang terburuk dala puluhanr tahun. Banjir ini menggenangi ribuan hektar pemukiman, perkantoran, dan pertokoan, termasuk Mall UOB. Mall tersebut mengalami banyak kerugian. Banyak air yang masuk ke dalam parki bawah tanah. Hal itu, mengakibatkan dua korban tewas karena terkepung air di tempat parkir. Jadi, sudah dipastikan Mall UOB akan tutup selama banjir belum surut.
Pola penalaran simpulan paragraf tersebut adalah ….
A. sebab-akibat D. generalisasi
B. akibat-sebab E. campuran
C. analogi
49. 49. Perhatikan poster berikut ini!
Katakana tidak untuk narkoba!
Maksud kalimat poster tersebut adalah ….
A. Hati-hati jika ada orang yang menawarkan narkoba.
B. Sekali Anda mencoba narkoba, pasti Anda ketagihan.
C. Kita harus berani menolak menggunakan narkoba.
D. Jangan mudah tergiur jika Anda ditawari
E. Jangan mencoba-coba narkoba sebab narkoba sangat berbahaya.
50. Bacalah wacana berikut dengan cermat!
Dari uji praklinik maupun klinik, dapat disimpulkan bahwa pare sangat berpeluang dapat dijadikan sumber fitofarmaka antidiabetes. Penelitian pare sebagai antidiabetes diawali dengan pembuktian secara ilmiah mengenai kemampuan menurunkan glukosa darah pada hewan uji dalam kondisi normal atau diabetes. Dilaporkan ekstra air buah pare menunjukan efek hipoglikemik (menurunkan kadar glukosa darah) pada menit normal atau diabetes yang diinduksi streptozocin.
Gagasan utama yang terkandung dalam penggalan wacana tersebut adalah...
A. Hasil uji praklinik maupun klinik tentang pare.
B. Pare sangat berpeluang dijadikan sumber fitofarmaka antidiabetes.
C. Penelitian pare sebagai antidiabetes diawali dengan pembuktian.
D. Pare menurunkan kadar glukosa darah pada hewan uji.
E. Ekstrak sari buah pare menurunkan kadar glukosa/darah pada orang normal
Senin, 14 Oktober 2013
LAPORAN
LAPORAN ILMIAH SEDERHANA
A. Kegiatan umum
-lkti
-
-
B. JUDUL KARYA ILMIAH
SAL
BRIKET KOTORAN KAMBING
SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF
PEMANFAATAN KOTORAN KANDANG
SEBAGAI PUPUK RAMAH LINGKUNGAN
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT TELUR
SEBAGAI PEMBUATAN ASESORIS
PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA DENGAN PRESTASI SISWA KELAS XII SMK MA’ARIF NU 2 AJIBARANG
KABUPATEN BANYUMAS
TAHUN AJARAN 2012-2013
STUDIO MUSIK LAPAR
SEBAGAI PEMBERDAYAAN EKONOMI
MAHASISWA UGM
TRANSTOILET SEBAGAI DEVEKASI SEHAT
TERNAK SEMUT SEBAGAI PEBERDAYAAN E
MASYARAKAT DESA AJIBARANG
IPTEK
KEWIRAUSAHAAN
PENGABDIAN MASYARAKAT
C. Pengertian Laporan
• Laporan adalah bentuk penyajian fakta tentang suatu keadaan atau suatu kenyataan.
• Kamus Besar Bahasa Indonesia
laporan adalah tulisan panjang berisi kejadian berikut persoalannya berdasarkan pengamatan sendiri yang disusun secara resmi, sampai sedetail-detailnya.
• Slamet Soeseno, Teknik Penulisan Ilmiah Populer, laporan berarti cara penulis menyampaikan informasi kepada seseorang atau suatu badan karena tanggung jawab yang dibebankan kepadanya.
• Jadi, laporan hasil pengamatan dapat kita artikan sebagai tulisan yang memuat informasi mengenai kegiatan pengamatan terhadap objek tertentu yang dibuat oleh penulis sehubungan dengan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya.
B. Fungsi Laporan
1. pertanggungjawaban tertulis dari orang yang diberi tugas;
2. landasan bagi pemimpin dalam mengambil kebijakan/keputusan;
3. alat bagi pemimpin untuk melakukan pengawasan; dan
4. dokumen untuk bahan studi serta sumber pengalaman bagi orang lain.
C. Sifat Laporan
1. Laporan ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar (bahasa yang digunakan adalah bahasa resmi, disampaikan secara lugas, tidak bertele- tele),
2. Laporan disusun secara sistematis, dengan tata urutan yang jelas (urutan waktu, hal, peristiwa, dan lain-lain),
3. Laporan dikembangkan sedemikian rupa sehingga dapat diterima akal sehat,
4. Fakta yang digunakan dalam laporan harus dapat dipercaya,
5. Laporan harus dapat menimbulkan gambaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, tujuan, dan kondisi penerima laporan, dan
6. Laporan harus dibuat lengkap dan sesempurna mungkin (semua kegiatan yang dilakukan disampaikan dalam laporan).
D. Jenis Laporan
Berdasarkan gaya penulisan, ada 2 yaitu:
a. Investigative report
yaitu laporan hasil pengamatan yang berisi kejadian dan fakta tanpa ditambah dengan unsur-unsur fiktif. Biasanya laporan jenis ini dibuat oleh pengamatnya sendiri dan berbentuk cerita.
b. New journalism report
yaitu laporan hasil pengamatan yang berisi kejadian dan fakta-fakta ditambah unsur-unsur fiktif agar lebih menyentuh emosi pembacanya. Si penulis di sini memakai sudut pandang “aku”, seolah-olah ia ada di tempat kejadian dan mengamati langsung. Dalam hal ini, si penulis membawa pembaca ke dekat objek pengamatannya. Dengan kata lain, new journalism report dipakai untuk melaporkan kejadian melalui seorang saksi mata, namun bukan berdasarkan pengamatannya sematamata, tetapi disertai perasaannya sebagai manusia.
Berdasarkan bentuknya, ada 2 yaitu:
a. Laporan ilmiah
berkenaan dengan penelitian sehingga kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan.
b. Laporan teknis
berkenaan dengan penyelenggaraan suatu kegiatan.
Menurut tujuannya, ada 5 yaitu:
a. laporan berbentuk surat,
b. laporan berbentuk memorandum (memo),
c. laporan berkala,
d. laporan laboratorium, dan
e. laporan formal dan semiformal.
Menurut isinya, ada 2 yaitu:
a. Laporan formal
laporan yang memenuhi ciri-ciri formal sebuah buku.
b. Laporan nonformal /laporan sederhana
laporan yang tidak memenuhi ciri-ciri formal sebuah buku. Bentuk ini digunakan bila laporan yang dibuat isinya singkat/pendek. Dalam laporan sederhana ini tidak perlu ada pembagian isi ke dalam bab-bab, tetapi cukup dengan judul-judul samping. Kegiatan yang menggunakan laporan bentuk ini, misalnya: praktikum/percobaan, wawancara, laporan buku, kegiatan seminar, kunjungan, dan lain-lain.
E. Laporan Formal
Sistematika Lengkap
1. Bagian Awal
a. Kover
b. Sari/Abstrak
c. Pengesahan
d. Motto dan Persembahan (jika perlu)
e. Kata Pengantar
f. Daftar isi
g. Daftar Tabel (jika perlu)
h. Daftar Gambar (jika perlu)
i. Daftar Grafik (jika perlu)
j. Daftar Lampiran (jika perlu)
2. Bagian Isi
a. BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Identifikasi Masalah
1.3 Pembatasan Masalah
1.4 Rumusan Masalah
1.5 Tujuan
1.6 Manfaat
b. BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN TEORITIS
2.1 Kajian Pustaka
2.1 Teoritis
c. BAB III METODOLOGI
3.1 Pendekatan Penelitian
3.1 Jenis penelitian
3.1 Subjek Penelitian
3.1 Metode Penelitian
3.1 Teknik Pengambilan Data
3.1 Teknik Pengolahan Data
d. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil
4.1 Pembahasan
e. BAB V PENUTUP
5.1 Simpulan
5.1 Saran
3. Bagian Akhir
Daftar Pustaka
Lampiran
Daftar Indek (jika perlu)
Sistematika Sederhana
1. Bagian Awal
a. Kover
b. Sari/Abstrak
c. Pengesahan
d. Kata Pengantar
e. Daftar isi
2. Bagian Isi
a. BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Identifikasi Masalah
1.3 Pembatasan Masalah
1.4 Rumusan Masalah
1.5 Tujuan
1.6 Manfaat
b. BAB II TEORITIS
c. BAB III METODOLOGI
3.1 Desain penelitian
3.1 Subjek Penelitian
3.1 Metode Penelitian
3.1 Teknik Pengambilan Data
3.1 Teknik Pengolahan Data
d. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil
4.1 Pembahasan
e. BAB V PENUTUP
5.1 Simpulan
5.1 Saran
3. Bagian Akhir
Daftar Pustaka
Lampiran
F. LAPORAN NONFORMAL
G. CONTOH LAPORAN
1. LAPORAN KEGIATAN
LAPORAN
PENYELENGGARAAN AKSI
KEMANUSIAAN UNTUK ACEH
LAPORAN
PESANTREN KILAT
SMK MA’ARIF NU 2 AJIBARANG
LAPORAN
BAKTI SOSIAL
DI DESA DARMA
KECAMATAN AJIBARANG
LAPORAN
BULAN BAHASA
SMK MA’ARIF NU 2 AJIBARANG
LAPORAN
KEGIATAN 17 AGUSTUS
SMK MA’ARIF NU 2 AJIBARANG
LAPORAN
PRAKTIK KERJA LAPANGAN
DI RSUD AJIBARANG
LAPORAN
KEGIATAN MAULID NABI 1434 H
DESA CIKAWUNG, KECAMATAN PEKUNCEN
KABUPATEN BANYUMAS
2. LAPORAN WAWANCARA
LAPORAN
WAWANCARA DENGAN TAUFIK HIDAYAT
3. LAPORAN PERJALANAN
LAPORAN
PERJALANAN KE OBJEK WISATA
TANGKUBAN PERAHU
LAPORAN
STADY TOUR KE BALI
PROPOSAL
STUDI TOUR SMP NEGERI 22 JAKARTA
TAHUN 2006
4. LAPORAN KUNJUNGAN
LAPORAN
PRAKTIK KUNJUNGAN INDUSTRI
DI BBPOM YOGYAKARTA
5. LAPORAN PENELITIAN
LAPORAN PENELITIAN
MAGANG SEBAGAI JEMBATAN MOBILITAS SOSIAL
DARI PETANI MENJADI PERAJIN
PROPOSAL KEGIATAN
DIALOG INTERAKTIF DAMPAK PEMAKAIAN NARKOBA
PADA REMAJA
DISELENGGARAKAN OLEH GABUNGAN PENGURUS OSIS SMK SE-KOTAMADYA SURABAYA
H. KERANGKA LAPORAN
Judul : Laporan Perjalanan ke Objek Wisata Tangkuban Perahu
Kerangka karangan :
1. Persiapan
- Panitia Piknik
- Kendaraan yang akan dipergunakan
- Biaya yang diperlukan
- Bekal, perlengkapan lain yang perlu
2. Di perjalanan
- Waktu berangkat
- Waktu pulang
3. Objek Wisata Tangkuban Perahu
- Lokasi objek wisata
- Jumlah pengunjung
- Fasilitas yang tersedia
I. PENULISAN LAPORAN
UKURAN KERTAS A4
MARGIN 4,4,3,3
UKURAN HURUF/FONT 12
JENIS HURUF TIME NEW ROMAN
SPASI 1,5
HALAMAN BAGIAN AWAL I, II, dsb
HALAMAN BAB 1,2, dsb
SUBBAB BAB I
PENDAHULUAN
1.1
1.2
1.3
BAB II KAJIAN TEORI
2.1
2.1.1
2.1.1.1
2.1.1.2
2.2
J. PENGUTIPAN
a. Catatan perut
Kutipan Langsung Pendek (4 baris)
Amalia (1999:12) menyimpulkan “Ada hubungan yang erat antara kemampuan berbahasa dan lingkungan sosial tempat tinggal pemakai bahasa.”
Kutipan langsung panjang (lebih 4 baris)
Suriasumantri (1987:165) mengemukakan bahwa :
“Perbedaan utama antara manusia dan binatang, terletak pada kemampuan manusia untuk mengambil jalan melingkar dalam mencapai tujuannya. Seluruh pikiran binatang dipenuhi oleh kebutuhan yang menyebabkan mereka secara langsung mencari objek yang diinginkannya atau membuang benda yang menghalanginya. Dengan demikian, sering kita melihat seekor monyet yang menjangkau secara sia-sia benda yang dia inginkan; sedangkan manusia yang paling primitive pun telah tahu mempergunakan bandringan, laso, atau melempar dengan batu. Manusia sering disebut homo faber, makhluk yang membuat alat. Kemampuan membuat alat itu dimungkinkan oleh pengetahuan itu juga membutuhkan alat-alat. Kemampuan membuat alat itu dimungkinkan oleh pengetahuan. Berkembangnya pengetahuan itu juga membutuhkan alat-alat.”
Kutipan tidak langsung
Herawati (1999:31) menyimpulkan bahwa siswa jurusan ekstra memiliki kemampuan menulis karya ilmiah yang lebih baik daripada siswa jurusan sosial.
b. Catatan kaki
c. Daftar pustaka
-Artikel/buku artikel
Atikah, H.Z. 1998. Karakteristik Penilaian Kualitatif, dalam Kurniasih (ED). Pengembangan Penilaian Kualitatif dalam Mata Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia (hlm. 36-43). Bandung: PSBS Cabang Bandung.
-majalah/Koran
Huda, N. 1991. 13 November. Menyiasati Krisis Listrik Musim Kering. Jawa Pos, hlm. 6.
-dokumen resmi pemerintah
Undang-Undang Republik Indonesia, No.2 Th. 1989 tentang system Pendidikan Nasional. Jakarta. PT Armas Dutajaya.
-terjemahan
Ary, Donald L.C. Jacobs, dan A. Rozawick. “Tanpa tahun”. Pengantar Penelitian Pendidikan. Arif Furchan (pen). 1982. Surabaya: Usaha Nasional.
-skripsi
Solihin. 1992. Kesesuaian TIK, KBM, dan Evaluasi Mahasiswa PPL Universitas Lampung. Skripsi tidak diterbitkan. Lampung: FKIP Universitas Lampung.
- Makalah/seminar
Kuntarto, Bambang. 1999. HIV di Kalangan Remaja. Makalah disajikan dalam Seminar Kesehatan, Pemda Kabupaten Lebak, Lebak, 10-11 September 1999.
K. Latar Belakang
(1). Sebaliknya, bangsa-bangsa yang miskin SDM meski mereka kaya sumber daya alam (SDA) tetap saja akan tertinggal.
(2). Kemajuan pesat yang diraih Jepang, Amerika, Singapura, dan negara-negara maju lainnya lebih banyak ditentukan oleh kualitas SDM daripada faktor sumber daya alam (SDA).
(3). Tak ada yang menyangsikan bahwa sumber daya manusia (SDM) berkualitas merupakan kunci kemajuan suatu bangsa.
(4). Oleh karena itu, untuk menjadi bangsa yang maju, tidak ada pilihan lain kecuali meningkatkan mutu SDM.
(2). Kemajuan pesat yang diraih Jepang, Amerika, Singapura, dan negara-negara maju lainnya lebih banyak ditentukan oleh kualitas SDM daripada faktor sumber daya alam (SDA).
(1). Sebaliknya, bangsa-bangsa yang miskin SDM meski mereka kaya sumber daya alam (SDA) tetap saja akan tertinggal.
(3). Tak ada yang menyangsikan bahwa sumber daya manusia (SDM) berkualitas merupakan kunci kemajuan suatu bangsa.
(4). Oleh karena itu, untuk menjadi bangsa yang maju, tidak ada pilihan lain kecuali meningkatkan mutu SDM.
Laporan Penelitian
Magang sebagai Jembatan Mobilitas Sosial
dari Petani menjadi Perajin
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perajin sering dipandang memiliki status sosial yang lebih tinggi daripada petani. Hal ini disebabkan adanya anggapan bahwa seorang perajin biasanya bekerja di dalam rumah, terlindung dari terik sinar matahari sehingga suasananya tampak nyaman. Sebaliknya, petani harus bekerja di sawah, di bawah sengatan sinar matahari, dan kadang harus bergumul dengan kotoran kotoran yang berbau tidak sedap. Oleh karena itu, tidak berlebihan jika sebagian masyarakat pedesaan masih menganggap bahwa pekerjaan perajin lebih berprestise daripada petani meskipun hanya menjadi perajin industri kecil dengan skala usaha yang masih terbatas.
Lapangan pekerjaan di sektor industri kecil yang makin terbuka menyebabkan terjadinya mobilitas sosial dari petani menjadi perajin. Meskipun sebenarnya mereka belum memiliki keahlian yang memadai, terlebih lagi tingkat pendidikan mereka sebagian besar (73%) masih berpendidikan SD ke bawah. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa produktivitas kerja dan hasil yang mereka peroleh masih rendah.
Berkaitan dengan hal di atas, perlu diadakan penelitian yang saksama mengenai mobilitas sosial dan petani menjadi perajin. Dalam laporan ini, objek penelitiannya adalah masyarakat pedesaan di sekitas Surakarta, Jawa Tengah.
1.2 Identifikasi masalah
1.3 Pembatasan Masalah
Mengingat terbatasnya pengetahuan penulis, penulis membatasi penelitian ini pada penyebab terjadinya mobilitas sosial dari petani menjadi perajin dan cara menyadarkan masyarakat dari dampak industrialisasi. Hal itu mempertimbangkan …………..
1.4 Rumusan Masalah
Berdasarkan batasan masalah tersebut rumusan masalah penelitian sebagai berikut.
1) Apa penyebab terjadinya mobilitas sosial dari petani menjadi perajin?
2) Bagaimana cara menyadarkan masyarakat dari dampak industrialisasi?
1.5 Tujuan Penelitian
1) Menelaah penyebab terjadinya mobilitas sosial dari petani menjadi perajin.
2) Memberikan penyadaran pada masyarakat dampak industrialisasi.
1.6 Manfaat Penelitian
Bagi Peneliti
Bagi Masyarakat
BAB II
KAJIAN TEORI
2.1 Magang
2.1 Mobilitas Sosial
2.1 Petani
2.1 Perajin
BAB III
METODOLOGI
3.1 Pendekatan Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan survei secara kualitatif dengan cara melakukan wawancara dengan narasumber. Digunakannya metodologi kualitatif agar hasil yang dicapai
3.2 Prosedur Penelitian
1. Menentukan objek penelitianPenelitian
2. Melakukan wawancara dengan narasumber
3. Mengklasifikasi masalah
4. Merumuskan masalah
5. Memberikan solusi/simpulan
3.3 Desain Penelitian
3.4 Teknik Pengambilan Data
1. Angket
2. Wawancara
3. Observasi
4. Rekaman gambar
3.5 Teknik Pengolahan Data
BAB IV
HASIL PENELITIAN
4.1 Faktor Penyebab Mobilitas Sosial dari Petani Menjadi Perajin
Berdasarkan survei yang telah dilakukan, ada beberapa factor yang menyebabkan mobilitas sosial dari petani menjadi perajin melalui proses magang sebagai berikut.
1. Pengaruh media masa
Media massa baik berupa media elektronik maupun cetak telah membawa pengaruh yang besar terhadap pola pikir masyarakat pedesaan. Selama ini, media massa selalu mengangkat kesuksesankesuksesan seorang perajin. Dengan demikian, lambat laun opini publik tersebut akhirnya mendorong keinginan petani untuk menjadi perajin.
2. Dukungan sosial keluarga dan masyarakat Keluarga, kerabat dekat, dan komunitas yang melatari kehidupan petani sering memberikan saran dan harapan yang besar untuk menjadi perajin. Mereka selalu memandang orangorang yang telah sukses berkat usaha menjadi seorang perajin industri kecil meskipun mereka masih berstatus magang atau buruh kontrak.
3. Sistem perekonomian Indonesia yang lebih mengutamakan sector industri daripada pertanian Perekonomian negara kita yang terbawa arus globalisasi dan kepentingan neoliberalisme (para pemilik modal) telah mendorong lajunya industrialisasi. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa investasi yang mereka tanamkan lebih mengarah pada sektor industri.
4. Tingkat pendidikan yang rendah
Rendahnya tingkat pendidikan mereka dan keahlian yang belum memadai membuat mereka tidak memiliki sistem control diri yang kuat. Konsep diri yang lemah ini menyebabkan mereka mudah terbawa arus zaman.
4.2 Cara Menyadarkan Masyarakat dari Dampak Industrialisasi
BAB V
PENUTUP
5.1 Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan para petani melakukan mobilitas sosial menjadi perajin. Jika tidak ada suatu program penyadaran baik dari pemerintah maupun masyarakat setempat, dapat dipastikan hasil produksi pertanian akan makin berkurang sehingga negara pun akan mengimpor beras dari luar negeri.
5.2 Saran
Akhirnya, diharapkan penelitian ini mampu memberikan penyadaran pada masyarakat dan dapat menjadi masukan untuk pihak-pihak yang berwenang memberikan kebajikan. Pihak-pihak tersebut misalnya para dewan legislatif dan eksekutif supaya memberikan arahan dan rencana pembangunan yang lebih berpihak pada sektor pertanian, terutama masyarakat miskin pedesaan.
UNSUR EKSTRINSIK PROSA
Unsur Ekstrinsik Cerita (Cerpen/Novel)
Unsur ekstrinsik yaitu nilai-nilai yang terkandung dalam cerita. Nilai-nilai itu antara lain: nilai agama, nilai moral, nilai sosial, nilai budaya.
1. Nilai Agama
Nilai agama yaitu nilai-nilai dalam cerita yang berkaitan dengan aturan/ajaran yang bersumber dari agama tertentu.
Contoh:
Ahim memperlama sujudnya. Ia banyak meminta di tiap sujud karena sujud adalah saat dikabulkannya doa. Ia dengan sepenuh hati meminta kepada Allah agar dimudahkan menghadapi ujian nasional esok. Ahim telah mempersiapkan diri secara maksimal, tetapi ia yakin apa yang akan ia dapat adalah apa yang akan Ia karuniakan kepadanya.
Nilai agama yang terkandung dalam penggalan cerita di atas adalah meminta kepada Allah saat sujud dalam salat.
2. Nilai Moral
Nilai moral yaitu nilai-nilai dalam cerita yang berkaitan dengan akhlak/perangai atau etika. Nilai moral dalam cerita bisa jadi nilai moral yang baik, bisa pula nilai moral yang buruk/jelek.
Contoh:
Amak menatap orang itu dengan nanar. Apa yang diucapkan oleh mulut perempuan itu seperti sekeranjang sampah yang sudah sangat membusuk. Ini hal baru bagi Amak.
“Kau kerja di sini harus izin dulu, tak bisa sekehendak perutmu!”
Perempuan itu sudah paruh baya. Buruknya isi lidahnya mengimbas kepada keburukan wajahnya.
Nilai moral yang terdapat dalam penggalan cerita di atas adalah nilai moral yang jelek, yaitu seorang perempuan yang sangat kasar mulutnya pada orang lain.
Adi mengangkat tubuh Haikal ke pundaknya. Hah…berat juga, katanya dalam hati. Ia berjalan pelan menuruni bukit. Ia harus segera tiba di perkampungan terdekat agar nyawa sahabatnya ini bisa diselamatkan. Gigitan ular berbisa di tempat mereka berkemah semalam, tampak membuat kaki kanan Haikal membiru kehitaman.
Nilai moral yang terdapat dalam penggalan cerita di atas adalah nilai moral yang baik, yaitu kesetiaan seorang sahabat yang berjuang menyelamatkan nyawa sahabatnya.
3. Nilai Budaya
Nilai budaya adalah nilai-nilai yang berkenaan dengan kebiasaan/tradisi/adat-istiadat yang berlaku pada suatu daerah.
Contoh:
Pusing kepala Inop sekarang. Rasanya tumbuh sebuah uban sehari di kepalanya. Ke mana hendak dicarikannya uang tiga juta rupiah untuk diserahkan kepada keluarga calon mertuanya. Uang itu akan digunakan sebagai pengisi sudut namanya, suatu istilah untuk menamakan pemberian pihak calon mempelai laki-laki kepada keluarga calon mempelai perempuan.
“Apa yang harus aku lakukan sekarang, Mak?” tanya Inop agak melotot kepada Amaknya.
“Kau sudah aku bilang, tak usah buru-buru kawin. Ka babini seperti orang sasak cirik sajo. Kini aden juo yang susah!” jawab Mak marah.
Sekarang bukan satu, tiga puluh tiga uban sehari bertunas di kepala Inop.
Nilai budaya yang terdapat dalam penggalan cerita di atas adalah kebiasaan di suatu tempat di Ranah Minang, pihak calon mempelai laki-laki memberi sesuatu kepada pihak keluarga calon mempelai perempuan.
4. Nilai Sosial
Nilai sosial yaitu nilai-nilai yang berkenaan dengan tata pergaulan antara individu dalam masyarakat.
Contoh:
Semua bersedih. Langit pun tampak mendung, seakan ikut bersedih. Jenazah Yuda terbaring kaku di ruang depan. Masyarakat datang berbondong-bondong memenuhi rumah duka. Mereka ikut kehilangan seseorang yang selama ini dikenal sangat rajin mengurus mesjid, ramah, dan ringan tangan dalam memberi bantuan. Sebagian masyarakat sudah berangkat ke pemakaman untuk menggali kuburan, dan mempersiapkan pemakaman.
Nilai sosial yang terdapat dalam penggalan cerita di atas adalah masyarakat yang dengan suka rela menjenguk orang yang kemalangan dan bergotong royong mempersiapkan pemakaman.
SUDUT PANDANG DALAM PUISI
Sudut pandang secara garis besar dibagi menjadi 2 :
1. Sudut pandang orang pertama
2. Sudut pandang orang ketiga
(Apakah ada sudut pandang orang kedua? Bab ini akan dibahas setelah penjelasan kedua sudut pandang tersebut)
Sudut pandang orang pertama
Adalah keadaan seolah-olah penulis/pembaca menjadi tokoh utama didalam cerita, biasanya digunakan subjek “Aku, saya, diriku” dsb.
contoh : aku merasakan sesuatu yang hangat menerpa kulitku. Perlahan aku membuka sedikit-demi sedikit mataku. ‘Sudah siang’ batinku. Kutarik lagi selimut hangat ku untuk menutupi silau mentari yang telah mengusik tidurku…
Salah satu contoh diatas dikhususkan untuk sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama. Ada kalanya si pelaku utama tersebut menceritakan orang lain dalam hal ini sudut pandang tetap pada pelaku utama.
contoh : Aku terus mengikutinya berjalan tanpa sepengetahuannya. Atau mungkin dia tahu aku mengikutinya dan membiarkan begitu saja, aku tidak tahu. Tiba – tiba ia berhenti tanpa alasan yang jelas. Seketika aku panik harus bersembunyi dimana? Aku terlihat seperti orang bodoh, tapi aku hanya ingin tahu kemana arah tujuannya. Mau kemana dia.
Ada pula jenis penggunaan sudut pandang orang pertama sebagai pelaku sampingan. Artinya, keadaan seolah-olah penulis/pembaca sebagai yang bercerita namun posisinya dalam cerita tidak sebagai pelaku utama.
contoh : Aku iri pada Angga, dia sahabatku, sekaligus orang yang kuanggap rival. Ia selalu lebih dilihat dari pada aku. Terkadang aku merasa benci dengannya, tapi ia juga selalu membantuku dalam segala hal. Terlebih kemarin, saat pentas seni. Aku melihatnya bersama Anita, gadis yang kusukai. Aku tak tahu harus mengalah lagi atau tidak. Aku menginginkan Anita, aku rasa dia juga mempunyai perasaan yang sama. Aku tidak menyalahkannya menyukai Anita, karena akupun tak pernah bercerita padanya bahwa aku menyukai Anita. Tapi mengapa setiap hal yang kusukai selalu saja ia sukai juga?
Sudut pandang orang ketiga
Adalah keadaan seolah-olah penulis/pembaca menjadi orang yang sedang menceritakan tokoh utama dalam tulisan/cerita.
Ada banyak variasi dalam menggunakan sudut pandang orang ketiga diantaranya
1. Sudut pandang orang ketiga diluar cerita serba tahu
2. Sudut pandang orang ketiga terbatas
Sudut pandang orang ketiga diluar cerita serba tahu adalah keadaan seolah-olah pelaku mengetahui semua yang dilakukan oleh semua tokoh dalam cerita, tetapi ia tidak terlibat dalam cerita.
contoh : Sore itu cukup kelam, nampaknya hujan akan segera mengguyur kota kecil yang tak dapat dipastikan keberadaan penghuninya tersebut. Angin pun terus bertiup dengan kencang menemani kegundahan hati seorang pemuda yang berjalan beriringan dengannya. Pemuda itu terlihat kusut dibalut dengan seragam putih-abu-abu nya yang penuh noda dan darah, tertulis sebuah tanda pengenal pada dada bidangnya, Angga Prasetya. Ia tidak tahu harus pergi kemana, karena memang ia tidak mengenal tempat dimana ia berada sekarang. Beberapa puluh meter setelah ia berjalan ia melihat sesosok manusia yang entah iapun tidak tahu siapa.
“Hey” teriaknya dari kejauhan. Namun yang ia dapat hanya kebisuan. Ia mempercepat langkahnya untuk menghampiri sosok itu. Namun ternyata sosok itu hanyalah sebuah patung tak bernyawa.
Penjelasan : pencerita dapat mengatakan apa yang sosok Angga pikirkan, itulah yang saya mahsud dengan serba tahu dan dalam penggalan cerita diatas pencerita tidak termasuk dalam tokoh.
Kebalikannya, sudut pandang orang ketiga terbatas hanya dapat menceritakan tokoh-tokohnya secara objektif (hal-hal yang dilakukan tokoh) tidak dapat mengetahui pikiran dan apa yang dirasakan tokoh.
Selanjutnya, adakah sudut pandang orang kedua?
Mungkin anda akan berpikir kalo penggunaan cara bercerita dengan menggunakan subjek “Engkau, Kamu” maka berarti itu memiliki sudut pandang orang kedua. Tapi aslinya tidak demikian. Coba cermati dan pahami penggalan cerita di bawah :
Kau terduduk lesu di sudut kamarmu, Kau menangis. Kau tahu hatimu tidak menginginkan hal ini, tapi kau tetap harus menjalaninya. Menjalani hari-hari yang menurutmu seperti neraka. Padahal kau yakin kau tidak bersalah. Kau terlalu lemah bahkan untuk mengatakan tidak kaupun tidak bisa.
Hm, bagaimana bisa menyimpulkan ini termasuk sudut pandang siapa? Di sini pencerita menceritakan keadaan tokoh “Kau” dan pencerita tidak termasuk dalam cerita. Penggalan cerita diatas menggunakan sudut pandang orang ketiga diluar cerita. Namun akan berbeda jika si pencerita menyertakan dirinya dalam cerita, maka sudut pandang yang digunakan menjadi sudut pandang orang pertama.
contoh : Aku melihat kau terduduk lesu di sudut kamarmu, Kau menangis. Kau tahu hatimu tidak menginginkan hal ini, tapi kau tetap harus menjalaninya. Menjalani hari-hari yang menurutmu seperti neraka. Padahal kau yakin kau tidak bersalah. Aku pun yakin kau tidak bersalah. Kau terlalu lemah bahkan untuk mengatakan tidak kaupun tidak bisa. Tapi, kenyataannya akulah yang lebih lemah, aku tak bisa berbuat apa-apa, aku hanya bisa melihatmu menderita.
PUISI BERANTAI
PUISI BERANTAI
PANGERAN CINTA (A)
A : JULEHA, WAJAHMU CANTIK BAGAIKAN BULAN DI MALAM HARI,
TUBUHMU SEKSI SEPERTI BIOLA, MATAMU BERSINAR, DAN
BIBIRMU INDAH MENAWAN SEPERTI ……..
A : BUNGA MAWAR. HARUM SEMERBAK DI TAMAN, INDAH DI
PANDANG MATA. JULEHA, ANDAI KITA MENIKAH NANTI, KAU
AKAN KUBELAI, KUSAYANG, KUCIUM LALU…
A : KU CUMBU PENUH KEMESRAAN. DUHAI JULEHA… ANDAI KITA
MENIKAH, AKU AKAN MENGAJAKMU BERBULAN MADU. KITA
BERSENANG-SENANG. MARI KITA BERBULAN MADU KE ………..
A : JULEHA, AKU CINTA PADAMU. AKU SAYANG PADAMU. TAPI
HARAPANKU MUSNAH. BABEHMU GALAK, IBUMU TAK MERESTUI.
AKU PUN PATAH HATI. AKU KINI SEORANG DIRI. BIARKAN AKU
MATI BUNUH DIRI DAN TERKUBUR DI BAWAH TUMPUKAN….
A : TANAH AIR INDONESIA
PUISI BERANTAI
TUKANG TAHU (B)
B : TAHU GORENG….. AKU ADALAH TUKANG TAHU. SETIAP HARI,
TANPA KENAL LELAH AKU BEKERJA MEMBUAT TAHU.
KUSIAPKAN ADONAN, LALU ………..
B : AKU GODOK DENGAN AIR MENDIDIH. ISI TAHUKU UNIK LOH.
BIASANYA AKU ISI TAHUKU DENGAN DAGING, DENGAN BASO.
BAHKAN KADANG-KADANG AKU ISI TAHUKU DENGAN….
B : GEROBAK TAHU. HARI INI GEROBAK TAHUKU RUSAK. AKU INGIN
SEKALI MEMBELI GEROBAK TAHU YANG BARU. TAPI UANGKU
HABIS. SUDAH DUA HARI INI AKU TIDAK MAKAN NASI. AKU
SEHARI-HARI HANYA MAKAN …….
B : TAHU-TAHU BASI. KINI AKU MERANA. DAGANGANKU LUDES,
BADANKU LEMES, PERUTKU MULES. AKU PUN MALES. AH… APES.
SEMOGA DOAKU TERBALES. DALAM TIDURKU AKU BERDOA
LIRIH…
PUISI BERANTAI
PEJUANG KEMERDEKAAN (C)
C : KU TEMBAK DENGAN SENAPAN. PENJAJAH HARUS DIUSIR DARI
NEGERI INI. UNTUK MENGUSIR MEREKA, KUSIAPKAN SENAPAN
YANG CANGGIH, LALU KU ISI SENAPANKU DENGAN ………
C : PELOR. BANYAK PENJAJAH YANG BERHASIL AKU USIR.
PORTUGIS KALAH KARENA KU USIR DENGAN SENAPAN,
BELANDA KALAH KARENA KU USIR DENGAN BOM. DAN JEPANG
KALAH KARENA ……..
C : BAMBU RUNCING YANG BESAR DAN TAJAM. DADAKU BERGETAR
SAAT MELAWAN PENJAJAH, DARAHKU MENGALIR PANAS
MELIHAT KEKEJAMAN PENJAJAH, TEKADKU MEMBARA. AKU
BERTERIAK DENGAN PENUH SEMANGAT…
C : GANYANG PARA PENJAJAH, HABISI PARA PENJAJAH, LAWAN
PARA PENJAJAH. HINGGA TETES DARAH PENGHABISAN, AKU
AKAN TETAP BERJUANG, HANYA UNTUK TANAH TUMPAH
DARAHKU….
C : TANAH AIR INDONESIA
Langganan:
Postingan (Atom)
